Economica Sites

UBC, Saatnya “Move On”

image

Pada 15 Februari 2016 saya membaca sebuah laporan yang ditulis di Harian Fajar dengan judul yang membuat saya tiba-tiba terinspirasi. “Rp 13 M untuk Wirausaha Baru”, begitu judul berita dibaca. Dalam tulisan tersebut disebutkan penuturan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sulsel, Syamsul Alam Ibrahim yang menyatakan anggaran tersebut difokuskan untuk program pelatihan. Rp 13 m untuk melatih wirausaha baru dan/Rp 3,5 m untuk pelatihan pengelola koperasi. Program Wirausaha baru ini direncanakan berbasis desa dengan target ada penambahan jumlah wirausaha baru sekira 3000 tiap tahun.

(lebih…)

BUM Desa, Membangun Wirausaha dari Desa

ismailtklarweb

Ket. Foto: Penulis berdiskusi ringan dengan kawan penggiat desa di Takalar

Tulisan ini diinspirasi oleh fenomena yang diceritakan oleh salah seorang kepala desa teman saya di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, tempat kelahiran saya. Beliau menceritakan bahwa BUMDes di desanya belum berjalan karena bingung usaha apa yang cocok dan bisa produktif, padahal sudah ada modal yang disisihkan dari dana Anggaran Dana Desa (ADD), menurut kawan saya ini, hal ini umumnya dialami pula oleh kepala desa yang lain di Kabupaten Takalar. BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa, yang saya tahu telah muncul sinyal kelahirannya sejak di undangkannya UU No. 22 Tahun 2002 kemudian dipertegas kembali dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Selanjutnya semakin nyata kemunculannya sejak diundangkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan lebih spesifik lagi diatur melalui Peraturan Menteri Desa, Pembagunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015.

(lebih…)

Pesona Kebun Raya Massenrempulu Enrekang

enrekang-1Selasa, 9 Pebruari 2016 saya mendampingi mahasiswa untuk studi lapang perencanaan pembangunan di Kabupaten Enrekang. Tempat yang kami kunjungi adalah Kebun Raya Massenrempulu Enrekang (KRME), suatu kawasan dengan luasan 300 hektar di wilayah Kecamatan Maiwa sekitar 25 km sebelum Kota Enrekang. Jujur, kami baru tahu jika di Enrekang ada juga kebun raya yang ternyata pengelolaannya banyak belajar dari Kebun Raya Bogor. Walaupun rencana awalnya kami akan berkunjung ke pusat pengembangan sutra alam di Enrekang tapi begitu makassar mengetahui ada kebun raya, kami lalu putuskan untuk ke tempat itu.

(lebih…)

Bisnis Center Unismuh: Asa, Sumber Pendanaan Baru

ubc.Bisnis center dalam pengertian umum adalah sebuah pusat bisnis dalam bidang perdagangan barang dan jasa, jika itu tempatnya di perguruan tinggi berarti menyatu dalam kendali organisasi perguruan tinggi bersangkutan. Pengintegrasian kegiatan bisnis dengan pengelolaan pendidikan di dalam satu atap, diilhami oleh kenyataan bahwa sangat tidak mungkin pengelolaan pendidikan tinggi hanya mengandalkan sumber pendanaan dari mahasiswa. Bagi kampus swasta, tentu saja hal ini akan memberatkan, karena di satu sisi pengelolaan pendidikan tinggi sejantinya tidak berorientasi profit tapi lebih ke aspek sosial namun di sisi yang lain ada tuntutan peningkatan kualitas yang konsekuensinya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

(lebih…)

Relasi “Jamur” dengan Inflasi

Tahukah anda dengan Jamur ?. Jamur atau cendawan adalah sejenis tumbuhan yagng tidak mempunyai klorofil atau zat hijau daun. Tumbuhan ini biasanya tumbuh saat musim penghujan. Cara hidup tumbuhan ini bersifat simbiosis mutualisme, dalam arti hidup saling menguntungkan karena disamping menyerap makanan dari tanaman lain, juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi zimbionnya. Sementara Inflasi yang umum kita ketahui adalah suatu kondisi dimana harga-harga umum meningkat secara terus menerus dalam jangka panjang. Saya tidak akan memgulasnya dengan pendekatan statistical yang njlimet, tapi tulisan ini sesungguhnya sebuah analogi sederhana yang bisa diterima serius ataupun sekedar candaan semata.

(lebih…)

Welcome Back !

Rasanya judul di atas cukup mewakili maksud tulisan ini. Lama sekali blog ini tidak terurus, ibarat sepasang kekasih yang jarang saling membelai, he he. Sejatinya blog ini bisa dimanfaatkan dengan optimal apabila secara berkala bisa di update isinya. Tapi yah, lagi-lagi alasan klise karena tidak memiliki waktu yang lebih luang sehingga blog ini menjadi tidak prioritas untuk didandani.

(lebih…)

2015 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Kereta bawah tanah New York City mengangkut 1.200 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 7.400 kali di 2015. Jika itu adalah kereta bawah tanah NYC, dibutuhkan sekitar 6 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.913 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: