Economica Sites

Beranda » Uncategorized » Tentang Penasehat Akademik

Tentang Penasehat Akademik

Dosen penasehat akademik adalah staf pengajar suatu perguruan tinggi yang dianggap cakap dan mampu memberikan bantuan nasehat akademik kepada para mahasiswa agar dapat menyelesaikan tugasnya sebagai mahasiswa. Bantuan yang diberikan oleh dosen penasehat akademik kepada setiap mahasiswa yang dalam binaanny dimaksudkan agar mahasiswa dapat mengembangkan pandangan, mengambil keputusan dan menanggulangi konsekuensinya sendiri.

Peran yang dimainkan dosen Penasehat Akademik di Perguruan Tinggi adalah :

  1. Dengan sistem kredit semester yang diterapkan di perguruan tinggi, setiap mahasiswa memiliki kewajiban untuk merencanakan mata kuliah dan jumlah SKS yang akan diikutinya berdasarkan Indeks Prestasi semester sebelumnya, sehingga setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk lebih maju berdasarkan kemampuannya masing-masing.
  2. Kedudukan dan peran dosen di perguruan tinggi adalah sebagai pengajar, pendidik, pembina, dan pembimbing mahasiswa.
  3. Adanya keanekaragaman latar belakang mahasiswa, antara lain lingkungan sosial, budaya, agama, ekonomi, dan pendidikan yang berbeda akan mempengaruhi perkembangan pribadi mahasiswa.

 Tugas Umum Dosen PA

  1. Memberikan penjelasan kepada mahasiswa tentang cara belajar di Perguruan Tinggi
  2. Mengidentifikasi masalah-masalah akademik yang dihadapi mahasiswa
  3. Memberikan pengarahan tentang pentingnya studi kelompok yang dikembangkan dalam diskusi kelompok belajar.
  4. Memberikan penjelasan tentang aturan akademik, pengertian KRS, Strategi belajar efektif untuk meningkatkan Indeks Prestasi.
  5. Menerima laporan dari mahasiswa tentang kesulitan-kesulitan belajar yang dihadapinya.
  6. Mendorong mahasiswa agar gemar melakukan pengkajian bidang ilmu secara ilmiah dan melakukan penelitian.

Tugas Khusus Dosen PA

  1. Membuat jadwal pertemuan berkala antara dosen PA dengan Mahasiswa yang dibimbing
  2. Mengadakan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
  3. Menerima keluhan dan laporan tentang kemajuan belajar mahasiswa, baik saat pertemuan terjadwal maupun di luar acara pertemuan.
  4. Memberi pengarahan kepada mahasiswa yang dibimbing tentang berbagai keluhan dan laporan yang disampaikannya tentang masalah-masalah akademik dan atau masalah-masalah yang dapat mengganggu proses belajar mahasiswa.
  5. Memberikan laporan tertulis setiap kepada ketua program studi tentang perkembangan belajar mahasiswa yang dimbimbingnya.
  6. Menerima salinan Kartu Hasil Studi (KHS) yang dibimbingnya pada setiap akhir semester dan meneliti kembali keberhasilan studi mahasiswa.
  7. Menandatangani KRS dan surat permohonan cuti akademik.
  8. Bila dipandang perlu dapat melakukan konsultasi dengan pimpinan fakultas tentang masalah-masalah akademik yang dihadapi oleh mahasiswa yang dibimbingnya, termasuk melakukan komunikasi dengan orang tua mahasiswa yang dibimbingnya.

 

 

 

%d blogger menyukai ini: